Bahasa Adat Menjadi Budaya Di Seluruh Dunia

By | November 17, 2020

Bahasa Adat 9 Agustus diperingati menjadi Hari Orang Rutinitas Sedunia yang jatuh pada ini hari. Pada tanggal itu bersamaan dengan peristiwa babak pertama penetapan working kelompok on indigenous populations — unit kerja — di PBB di tahun 1982.

Indigenous Peoples and Development Branch –Sekretariat Working Kelompok on Indigenous Populations yang mengurus desas-desus orang rutinitas, sabung ayam terpercaya melangsungkan acara perayaan jadikan satu ormas rutinitas, tubuh PBB, Negara Anggota, orang sipil dan penopang kebutuhan berkaitan.

Hari Orang Rutinitas Sedunia tahun ini ambil objek perihal bahasa rutinitas atau wilayah, fokus pada kondisi sekarang perihal bahasa rutinitas di penjuru dunia dalam kondisi 2019 International Year of Indigenous Languages.

Hal demikian bertuuan buat menyorot kepentingan gawat buat merevitalisasi, melestarikan. Dan mempromokan bahasa rutinitas dengan beberapa praktek baik lewat panel pakar / interaktif dan presentasi ide yang inovatif. Tidak hanya itu akan juga diunjukkan ide inovatif dan video perihal bahasa asli di lobi pengunjung Federasi Bangsa-Bangsa.

Lepas dari ketaksamaan budaya mereka, orang rutinitas dari penjuru dunia share kasus umum. Berkaitan dengan pelindungan hak-hak mereka menjadi orang yang beda.

“Federasi Bangsa-Bangsa siap menyuport semuanya ide yang mempunyai tujuan buat merealisasikan hak dan inspirasi orang rutinitas. Papar Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada situs un.urg.

Perayaan di Tempat Besar PBB pada 9 Agustus diselenggarakan start pukul 10.00 sampai 17.00 dan ditayangkan langsung lewat web.

Menurut beberapa sumber, Majelis Umum PBB pada 23 Desember 1994 memutus dalam resolusi 49/214 jika Hari Orang Rutinitas Sedunia. Dapat dirayakan pada tanggal 9 Agustus tiap tahun. Tanggal ini pula menganalisis hari perjumpaan pertama unit PBB Working. Kelompok on Indigenous Populations of the Subcommission on the Promotion and Protection of Human Rights, pada 1982.

Hari Orang Rutinitas Sedunia yang pertama kalinya ditetapkan oleh Majelis Umum Federasi Bangsa-Bangsa pada Desember 1994. Dirayakan tiap tahun sepanjang era International Decade of the World’s Indigenous People (1995–2004).
Selanjutnya pada 2004, PBB memproklamirkan era ke-2 yaitu Second International Decade. Dari 2005-2015, mereke menunjuk objek “A Decade for Action and Dignity”.
Beberapa orang dari beberapa negara didorong buat berperan serta dalam peringatan itu buat menebarkan pesan PBB perihal orang rutinitas. Kegiatannya dapat meliputi komunitas pengajaran dan pekerjaan kelas buat mendapat animo dan wawasan yang lebih bagus perihal orang rutinitas.
Beberapa orang dunia lantas ikut rayakan perayaan ini. Semacam pada New York, orang rutinitas menyuguhkan perlihatkan oleh seniman-seniman pribumi yang tampil di tempat bersar PBB di New York.
Begitu juga dengan orang di Kanada. Mereka rayakannya menjadi perayaan komune semuanya negara dengan menyatukan beberapa seniman, pembicara, penyair dan pemain.