Salah Satu Budaya Korea Selatan Yang Ekstrim

By | November 17, 2020

Budaya Korea Selatan Nama negara Korea Selatan sudah pasti kenal didengar saat ini. Semua produk yang dibuat oleh negeri ginseng ini sudah mendunia, Slot Online Terpercaya terutamanya produk budaya yang dibuat oleh negara Korea Selatan.

Jika dengar nama Korea Selatan, pastinya warga kenal dengan produk kebudayaan pop yang dibuat oleh negara maju itu. Tetapi tidak banyak yang mengetahui, jika sesungguhnya masih banyak kebudayaan tradisionil dari Korea Selatan yang bisa disebutkan unik dan tidak tersangka. Diantaranya ialah Gut. Apa itu?

Gut sebuah ritus yang pergi dari keyakinan Shamanisme di Korea Selatan. Saat sebelum pahami lebih dalam berkenaan ritus Gut, kita harus kenalan lebih dulu dengan keyakinan Shamanisme. Shamanisme adalah keyakinan yang diketahui selaku folk-religion (keyakinan rakyat) warga kuno (Hutajulu, 2015, h.2).

Shamanisme ini bukanlah adalah agama sah, tapi cukup banyak warga Korea Selatan yang berpedoman nilai-nilai Shamanisme di kehidupan mereka.

Menurut Bakker (dalam Hutajulu, 2015, h.2) ritus yang dikerjakan mempunyai tujuan untuk minta dana untuk seorang Shaman untuk memberi saran masalah keuangan, peluang untuk masuk di perguruan tinggi yang bagus, perkawinan, permasalahan Kesehatan dan beberapa hal lain masih dikerjakan oleh warga Korea Selatan. Umumnya ritus Gut ini mempunyai tujuan untuk panggil arwah atau dewa-dewa.
Tentang hal kategorisasi beberapa jenis ritus Gut yang disampaikan oleh Kim (dalam Hutajulu, 2015, h. 9):
  1. Saeryeong-Gut (Gut untuk orang mati)
Ritus ini dikerjakan untuk menyucikan jiwa orang yang sudah mati. Ritus ini dikerjakan untuk menyucikan dosa-dosa meerka, melepas rasa frustasi mereka akan beberapa hal yang tidak tercukupi, menurunkan kemarahan, dan menolong mereka ke arah dunia beriktunya.
  1. Jaesu-Gut (Gut untuk keberuntungan)
Ritus ini dikerjakan supaya satu komune memperoleh peruntungan. Ada banyak perbedaaan rasio penyelenggaraannya. Jika diadakan secara besar untuk dusun karena itu ritus ini dikerjakan untuk memberi karunia ke semua dusun. Jika diadakan pada sebuah keluarga, karena itu ritus ini dikerjakan untuk memberi karunia dan peruntungan untuk semua rumah, dan mengobati jika ada bagian keluarga yang sakit.