Mengulik 5 Tradisi Kelahiran Bayi dari Berbagai Daerah di Indonesia. Ada Tradisi Moana Juga

By | January 13, 2021

Indonesia yang terbagi dalam bermacam pulau dan suku mempunyai kekayaan budaya yang bermacam. Banyak adat yang lestari sampai saat ini di beberapa sektor kehidupan, dimulai dari yang berbahagia seperti pernikahan sampai saat maut pisahkan. Salah satunya adat paling dahulu yang ditemui seorang di hidupnya mungkin ialah adat yang dikerjakan saat menyongsong kelahiran. Banyak daerah lakukan syukuran dengan tradisinya semasing.

Kecuali selaku wujud rasa sukur, acara untuk acara ini dikerjakan dengan keinginan agar yang akan datang bayi dapat selamat di kehidupan ini. Nah, apa adat yang terkenal dikerjakan di sejumlah wilayah di Indonesia itu? Kita baca yok secara lengkap!

Brokohan berawal dari kata barokah yang ini berarti karunia seperti bayi yang tiba ke bumi dipandang seperti satu karunia. Acara ini diadakan selaku wujud rasa sukur atas hal itu sekalian memohonkan keselamatan untuk sang bayi. Saat acara ini berjalan karena itu umumnya saudara dan tetangga akan tiba untuk menyelamati dan membawakah bermacam jenis makanan atau peralatan bayi.

Moana ialah satu adat yang dikerjakan untuk menyongsong seorang bayi dan adalah adat yang dikerjakan oleh warga Sulawesi tengah dan Sulawesi Selatan. Dikutip dari Good News from Indonesia, adat ini mulai dikerjakan oleh leluhur Suku Pamona di Sulawesi untuk doakan agar bayi memiliki kesehatan serta keselamatan. Adat yang dikerjakan meliputi dua hal yakni perawatan tumbuni (plasenta) dan naik umbu (ayunan).

Dikutip dari situs Budaya Indonesia, Jatakarma Samskara dikerjakan dengan malantunkan doa-doa agar bayi yang baru lahir akan mempunyai hari esok yang bagus. Sang bayi yang baru lahir akan di cium oleh si ayah dan dibacakan mantra pemberkatan di telinganya agar sang kecil bisa menjadi figur yang pandai dan mempunyai usia yang panjang.