Seni Budaya Bali Penarik Peminat Wisata

By | November 17, 2020

Seni Budaya Bali Pulau Dewata diketahui oleh banyak turis asing atau lokal sebab keelokan alam dan budaya. Karena itu tidak aneh apabila Bali jadi tujuan nomor hebat di Indonesia.

Di Kampung Tenganan, yang sebuah kampung kebiasaan di samping timur pulau Bali siap membuai turis sebab membela nilai-nilai budaya yang ditinggalkan nenek moyang. agen bola terpercaya Antara lainnya tercermin dalam bebatan kerajinan tenun tradisionil kain Gringsing (Geringsing).

Banyak Miliarder Juara dan Pecundang di Pemilihan presiden AS 2020
Geringsing sebagai kain tenun ikat ganda yang sering dipakai untuk beberapa upacara kebiasaan Bali, sekalian mempunyai nilai ekonomis tinggi sebab kekhasan konsep, pewarnaannya masih natural serta proses pembikinannya butuh jam yang tidak cepat.

Ni Putu Nesya Agus Tini (39) seseorang pengrajin di tempat mengutarakan, untuk satu helai kain Gringsing diakui kira-kira di antara Rp 300 ribu sampai beberapa puluh juta. Terkait kesulitan konsep dan lama waktunya proses pembuatan.

“Proses pengerjaan kain Gringsing tenun ikat ganda ini dapat habiskan waktu yang lama. Lima tahun ada juga terkait kekhasan coraknya ada Wayang Kebo, Wayang Putri, Cempaka, Pepare dan yang lain. Untuk warna merah datang dari akar sunti Nusa Penida. Dan warna kuning datang dari minyak kemiri. Itu barusan yang buat harga tinggi dapat beberapa puluh juta kan,” kata wanita asli Bali yang dekat diundang Ayu ke Merdeka.com di Bali, Jumat (13/11).

Ayu menambah, penenun rata-rata memohonl sendiri kapas yang bakal jadikan kain. Hingga dapat ditegaskan 100 prosen murni dibikin oleh tangan pengrajin.
Tehnik Ruwet
Kerajinan tenun tradisionil kain Gringsing (Geringsing). Suatu kain tenun ikat ganda yang sering dipakai untuk beberapa upacara kebiasaan di Bali.

Kerajinan tenun tradisionil kain Gringsing (Geringsing). Suatu kain tenun ikat ganda yang sering dipakai untuk beberapa upacara kebiasaan di Bali.
Diluar itu, tehnik pewarnaannya pun terhitung ruwet. Terutama warna kuning yang baru nampak sesudah diolah lebih satu bulan. Sesaat warna merah dapat diolah lebih singkat.
“Ini kan maksudnya supaya serius teresap hingga ke serat-seratnya. Karena itu ditanggung tidak luntur meskipun gunakan bahan alami. Jadi, terus bagus kan tahan lama,” jelasnya.
Oleh sebab kelebihannya, kata Ayu, kain Gringsing udah menjadi incaran banyak turis dunia yang menyengaja bertandang ke Kampung Tenganan. Ingat agungnya nilai seni yang diilustrasikan oleh kain tenun lokal Bali.
“Terpenting dari Amerika, Australia, Belanda, dan beberapa negara di Eropa yang lain. Mereka rata-rata dapat boyong hingga 40 kain sekalian untuk di bawah ke negaranya,” jelasnya.